Pembalap Berstatus Kuda Hitam di MotoGP 2023: Bakal Buat Kejutan Nih Guys!
Di dunia balap motor profesional, tiap-tiap musim tentunya selalu ada kejutan yang patut kita tunggu. Salah satunya adalah kuda hitam yang muncul dan menarik perhatian para penonton dan pecinta otomotif. Setiap musim, kita selalu melihat keberadaan beberapa pembalap kuda hitam yang berhasil menarik perhatian. Dan di MotoGP musim 2023 nanti, tidak terkecuali juga. Ada beberapa pembalap yang berstatus kuda hitam dan patut mendapat sorotan. Siapa saja mereka? Yuk, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini!
1. Remy Gardner, Rookie Yamaha VR46
Setelah mendapatkan hasil luar biasa di Moto2 musim lalu, salah satu nama yang berpeluang menjelma menjadi kuda hitam di MotoGP 2023 adalah Remy Gardner. Gardner akan tampil di tim rookie yang dibentuk oleh legenda MotoGP, Valentino Rossi, dengan dibantu oleh tim satelitnya, tim VR46. Gardner diyakini memiliki potensi untuk menunjukkan penampilan cemerlang di musim debutnya. Belum lagi dengan dukungan penuh dari Rossi, ia pasti mendapatkan banyak penggemar dan dukungan dari penonton.
2. Fabio Di Giannantonio, Satelit Ducati
Pembalap Italia yang berusia 22 tahun ini memiliki catatan akhir yang luar biasa di Moto2, tanpa pernah menempati posisi ke-15 pada musim 2020. Sekarang, ia akan membuat debut di MotoGP dengan tim satelit Ducati, Pons Racing. Pada musim ini, “Diggia” berhasil memenangkan GP di Jerez dan kemudian finish di posisi ketiga di Catalunya. Prestasinya berkembang pesat dan ia akan membawa momentum tersebut ke MotoGP pada tahun 2023.
3. Xavi Vierge, Satelit Suzuki
Pembalap Spanyol ini merupakan salah satu bintang Moto2 yang berpeluang menyandang status sebagai kuda hitam di MotoGP 2023. Vierge akan membela warna tim satelit Suzuki, SRT. Pada musim ini, ia belum berhasil memenangi balapan, tetapi menunjukkan performa konstan dengan finis di podium. Vierge diyakini akan mampu menampilan aksi hebatnya di MotoGP dan patut kita tunggu penampilannya.
4. Marco Bezzecchi, Satelit KTM
Marcco Bezzecchi adalah pembalap MotoBrain dan merupakan satu dari sedikit pembalap yang berpartisipasi di MotoGP World Championship yang masih harus menunjukkan potensi maksimalnya. Di musim 2022, Bezzecchi akan tampil di tim satelit KTM, Tech 3. Sebelumnya, Bezzecchi selalu menunjukkan kinerja yang konstan dan ia akan memanfaatkan pengetahuan dan pengalaman tersebut di kubu MotoGP.
5. Enea Bastianini, Factory Ducati
Pada Moto2, Bastianini menunjukkan kinerja yang konsisten dan cukup cemerlang, dengan dua podium dan kemenangan di akhir musim 2019. Kabarnya, ia akan pindah ke sembilan pabrik Ducati di MotoGP, selanjutnya musim ini. Penampilannya yang adem, tenang dan yakin akan mengilhami lebih banyak penggemar di musim depan. Jika mampu mengeksekusi motor desmo dengan toleransi, maka siap-siap dia menjadi kuda hitam berikutnya di MotoGP 2023.
6. Nicolo Bulega, Satelit Yamaha
Pembalap Italia lainnya, Nicolo Bulega, akan memulai tahun pertamanya di kelas tertinggi dan membela warna tim satelit Yamaha, Esponsorama Racing. Ia adalah mantan juara penuh gelembung di Moto3 dan mantan runner-up di kejuaraan FIM CEV Moto3. Sejauh ini, prestasi Bulega di seri Moto2 cukup oke, terutama di garis akhir musim 2020. Mari kita lihat bagaimana dia akan menunjukkan prestasinya di MotoGP musim depan.
7. Alonso Lopez, Satelit Honda
Alonso Lopez akan tampil bersama tim satelit Honda Gresini, dan berharap dapat membuat terobosan besar. Sepanjang musim 2021, Lopez membalap dengan Estrella Galicia 0,0 di kelas Moto3, mengumpulkan 53 poin dan menempati posisi ke-15 dalam klasemen. Dalam debutnya di CEV Moto3, dia berada di podium tiga kali di lomba.
8. Ai Ogura, Satelit Aprilia
Ai Ogura adalah salah satu peserta paling baru dalam seri GP250 hingga 2022. Ogura akan tampil dalam tim Aprilia Racing dan menjadi teman satu tim Lorenzo Dalla Porta. Sejauh ini, Ogura menunjukkan prestasi impresif dengan memenangkan balapan pertamanya di kelas Moto3, dan Ia diyakini akan memberikan kepribadian yang sangat baik di Tim ini.
9. Jake Dixon, Satelit Yamaha
Yang terakhir namun tak kalah penting adalah Jake Dixon. Dia mendapatkan tenggat waktu di kelas MotoGP untuk musim 2021 setelah membuat penampilan yang mencolok di seri BSB Inggris sebelumnya. Dixon akan membalap dengan tim satelit Yamaha, Petronas Sprinta Racing dan diyakini membawa potensi besar dan dapat mencapai prestasi yang besar.
Demikian pembahasan mengenai pembalap kuda hitam di MotoGP 2023. Tentunya, dengan banyaknya pembalap kuda hitam di atas, kita patut menunggu bagaimana performa mereka nantinya di arena balapan MotoGP musim depan. Menantikan kejutan yang akan tercipta di musim depan tentunya akan sangat menyenangkan. Terus pantau dan dukung para pembalap berbakat tersebut! Selamat menunggu musim depan!
Originally posted 2023-03-18 15:39:28.












